Abstract :
Persaingan di dalam dunia bisnis yang semakin kuat, membuat sebuah perusahaan
harus mampu memasarkan produknya sehingga dapat diketahui, dikenal, dan
dijangkau oleh para konsumen. Berdasarkan hal tersebut, perusahaan dapat
melakukan interaksi melalui komunikasi pemasaran yang efektif. Perusahaan
dapat menggunakan strategi pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth)
untuk mendorong tingkat penjualan. Pada dasarnya penerapan pemasaran sangat
sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar, serta efektif sebagai strategi
pemasaran. Masyarakat Indonesia gemar berkumpul dan bercerita tentang hal-hal
yang disukai, sehingga dapat menimbulkan rangsangan terhadap calon konsumen
untuk mencari informasi produk atau bahkan membeli produk yang dibicarakan.
Perusahaan juga bisa meningkatkan minat beli konsumen, dan juga mengadakan
promosi yang bertujuan agar meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh word of mouth, minat beli, dan
promosi terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Garnier di kota Batam.
Perancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian dan metode penelitian
kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 100
responden yakni konsumen perempuan yang menggunakan produk kecantikan
Garnier di kota Batam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa word of mouth
(X1), minat beli (X2), dan promosi (X3) secara parsial dan simultan berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Hasil uji koefisien determinasi
menunjukkan bahwa word of mouth (X1), minat beli (X2), dan promosi (X3)
memengaruhi keputusan pembelian (Y) sebesar 63,5 persen, sedangkan sisanya
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.