Abstract :
Suatu perusahaan didirikan salah satunya bertujuan untuk mencapai keuntungan,
salah satunya melalui kemampuan perusahaan membayar deviden. Semakin tinggi
Return On Asset pada perusahaan, maka perusahaan akan semakin baik pula
kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio,
Total Asset Turnover, Debt to Equity Ratio terhadap Return On Asset yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi pada penelitian terdiri dari 12
perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 -
2021. Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan
metode purposive sampling sehingga memperoleh 8 perusahaan yang memenuhi
kriteria. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa
laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis
regresi berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil uji t yang diperoleh CR memiliki
thitung 3.006 sedangkan ttabel 1.68709 dikarenakan thitung 3.006 > ttabel 1.68709
dengan tingkat signifikansi 0.005 < 0.05. Artinya CR memiliki pengaruh positif
terhadap ROA. Variabel TATO memiliki thitung 3.362 sedangkan ttabel 1.68709
dikarenakan thitung 3.362 > 1.68709 dengan tingkat signifikansi 0.002 < 0.05.
Artinya TATO memiliki pengaruh positif terhadap ROA. Variabel DER memiliki
thitung -2.821 sedangkan ttabel 1.68709 dikarenakan thitung -2.821 > ttabel -1.68709
dengan tingkat signifikan 0.008 < 0.05, artinya DER memiliki pengaruh negatif
terhadap ROA. Dan disimpulkan bahwa koefisien determinasi yang terjadi adalah
0.595 yang menunjukkan bahwa sebesar 59.5% variabel independen yang cukup
efektif terhadap Return on Asset, sedangkan sisanya 40.5% .