Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Situmorang, Ricky Warman
Subject
635.91 Teknik, Alat-alat, Perlengkapan, Bahan-bahan Florikultura
Datestamp
2024-12-16 07:48:09
Abstract :
Pekerjaan manusia masih mempengaruhi setiap gerakan modern. Manusia sebagai buruh sebenarnya memiliki keterbatasan kapasitas sehingga tidak sama dengan mesin yang dapat diganti dan diperbaiki. Latihan kerja manual dan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang memiliki kemungkinan besar keluhan MSD yang ditimbulkan oleh perangkat kerja manual. Latihan mencetak tahu di UKM Tahu Awi Saguba pada saat proses pencetakan tahu kemungkinan dapat menimbulkan risiko MSDs karena dilakukan secara fisik, berulang-ulang dengan sikap yang tidak mementingkan diri sendiri dan perangkat kerja yang lugas. Penelitian ini diawali dengan perhitungan survey Nordic Body Map dimana konsekuensi dari polling ini menunjukkan adanya keberatan pada tungkai kanan bawah, tungkai bawah kiri, pergelangan tangan kanan, pergelangan tangan kiri, lengan kiri atas, lengan kanan atas, bahu kanan, bahu kiri. Hasil ini menunjukkan bahwa skor risiko kerja dengan REBA memiliki normal 6 di mana angka ini diurutkan sebagai aktivitas moderat dan restoratif diperlukan. Dengan tujuan akhir untuk membatasi pertaruhan ini, maka dilakukan konfigurasi mesin cetak dengan menggunakan teknik EFD. Efek samping dari konfigurasi mesin cetak berdasarkan sudut ergonomis, yaitu: Sukses, Menyenangkan, Terlindungi, Solid, Mahir (ENASE). Dengan berfokus pada desain mesin cetak, membatasi siksaan bagi pekerja yang memiliki bobot (0,333) serta detail objektif dari mesin cetak. Direncanakan dengan mempertimbangkan antropometri pekerja. Informasi antropometri yang digunakan adalah LB (Shoulder Width), TSB (Standing Elbow Level), GT (Hand Hold).