Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi dan fungsi dari penolakan di
rangkaian film ?Spinning Out? musim pertama. Penelitian ini berlandasan teori
dari Félix-Brasdefer, (2008), Houck, (1999), and Beebe et al, (1990), dan Sumber
datanya diambil dari ujaran-ujarah karakter-karakter. Dalam mengumpulkan
data, peneliti ini menerapkan metode observasi dan teknik ketidakikut
berpartisipasi yang merujuk pada teori Sudaryanto, (2015). Sementara itu,
peneliti ini menggunakan metode identitas pragmatik dan pendekatan pragmatic
sebagai teknik analisa data (Sudaryanto, (2015). Hasil dari analisa ini
ditampilkan secara deskriptif. Data yang ditemukan itu ada 72 data Lalu, peneliti
menemukan 13 strategi penolakan dari 18 strategi penolakan. Sementara itu,
peneliti menemukan semua fungsi penolakan. Strategi penolakan diantaranya, 10
data untuk alasan dan penjelasan, 15 data untuk pengulangan bagian dari
percakapan sebelumnya, 5 data untuk rasa terima kasih atau penghargaan, 15
data untuk pernyataan non-performatif, 6 data untuk harapan, 7 data untuk janji
untuk mematuhi menunjukkan, 7 data untuk empati, 7 data untuk s t r a t e g i
jawaban yang tidak pasti, 2 data untuk strategi peredaan, 2 data untuk
permintaan maaf atau penyesalan, 1 data kondisi yang ditetapkan untuk
penerimaan masa depan atau masa lalu, 3 data untuk alternatif, dan 3 data untuk
persiapan. Disamping itu, ada empat fungsi yang ditemukan; 26 data untuk
permintaan, 17 data untuk penawaran, 16 data untuk saran, dan 12 data untuk
undangan. Dari data di atas, banyak tokoh yang menggunakan strategi non
performatif dan fungsi penolakan untuk menolak permintaan pembicara. Karena
serial ini berbicara tentang hubungan dekat atau suasana informal. Menunjukkan
hubungan antara pembicara dan pendengar dapat digunakan ekspresi informal.