DETAIL DOCUMENT
Peran BKKBN dalam Mengatasi Permasalahan Stunting di Kota Batam
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Gita, Gita
Subject
353.6 Departemen Kesehatan (Depkes) 
Datestamp
2024-06-06 06:28:35 
Abstract :
Prevalensi stunting di Kota Batam berdasarkan catatan SSGI sebanyak 17,50% balita atau anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting. Penyebab stunting di Kota Batam adalah masih banyak balita yang belum mendapat asupan gizi yang baik dan cukup selama masa pertumbuhannya. Untuk mendukung percepatan penanggulangan stunting, dukungan dan komitmen pemerintah sangat dibutuhkan, terutama para pemimpin daerah. BKKBN Kepulauan Riau memiliki peran penting dalam percepatan penurunan stunting. Maka dari itu, penelitian ini untuk menganalisa peran BKKBN dalam mengatasi permasalah stunting di Kota Batam. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) bagaimana peran BKKBN dalam mengatasi masalah stunting di Kota Batam; dan 2) Faktor apa saja yang mempengaruhi peran BKKBN dalam mengatasi masalah stunting di Kota Batam. Berikut adalah tujuan dari penelitian ini: 1) menganalisis peran BKKBN dalam mengatasi masalah stunting di Kota Batam; dan 2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi peran BKKBN dalam penanggulangan stunting di Kota Batam. Teknik yang digunakan dalam observasi ini adalah teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini, peran BKKBN dalam mengatasi permasalahan stunting di Kota Batam sudah cukup baik dilihat dari peran fasilitator, peran representasional dan peran teknisnya. Sedangkan, untuk peran edukasinya masih perlu pendekatan yang lebih maksimal, begitu juga dengan sumber daya manusia dan anggarannya masih perlu penambahan serta masih bantuannya juga masih belum merata. 
Institution Info

Universitas Putera Batam