Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dinas Tenaga Kerja kota Batam
khususnya dalam perlindungan Pekerja Migran di kota Batam. Data menunjukkan
adanya kendala dalam perlindungan Pekerja Migran seperti masih banyaknya
Pekerja Migran dari Luar Kota Batam yang temuan kasusnya di Batam, banyaknya
oknum penyalur Pekerja Migran, tingkat Pendidikan Pekerja Migran yang masih
rendah dan kurangnya wawasan Pekerja Migran serta minimnya Sumber Daya
Manusia dari internal Dinas Tenaga Kerja kota Batam. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini
adalah para Pejabat Dinas Tenaga Kerja kota Batam, Pejabat BP2MI kota Batam,
para korban Pekerja Migran, Koordinator Jaringan Safe Migran Batam serta Pejabat
Ombudsman RI Perwakilan Kepri yang bertugas dalam mengawasi Dinas Tenaga
Kerja kota Batam khususnya dalam perlindungan Pekerja Migran di kota Batam.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara langsung, observasi
dan dokumentasi baik buku maupun jurnal. Penelitian ini menggunakan metode
Spradley dengan menentukan informan kunci dilanjutkan dengan wawancara dan
diakhiri dengan pelaporan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Dinas
Tenaga Kerja kota Batam sudah baik namun masih perlu peningkatan dalam
beberapa aspek seperti peningkatan koordinasi dengan stakeholder, keterlibatan
sosial media yang sudah ada serta penambahan Sumber Daya Manusia. Hal tersebut
dinilai berdasarkan indikator peran yaitu peran alokatif, distributif, stabilitatif dan
dinamisatif serta faktor-faktor yang mempengaruhi peran baik peran internal
maupun peran eksternal.