Abstract :
Usaha mikro kecil menengah merupakan usaha yang mendapat perhatian dari
pemerintah Indonesia. Pelaku usaha memiliki keunikan tersendiri dari industri atau
rumahan dengan keterbatasan akan sumber daya yang dimiliki sehingga menjadi
acuan dalam menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan umumnya
berdasarkan SAK EMKM, diantaranya adalah laporan terhadap posisi keuangan,
laporan secara laba rugi dan catatan atas laporan keuangan. Dengan adanya
beberapa pelatihan pencatatan transaksi mengenai Akuntansi dan SAK EMKM
masyarakat selaku pelaku usaha Kota Batam dapat memahami dan mengerti bentuk
laporan keuangan. Tujuan dalam penelitian adalah pembukuan akuntansi yang
dilakukan oleh pelaku usaha di Kota Batam sudah menerapkan standar akuntansi
keuangan entitas mikro kecil menengah. Motivasi terhadap laporan keuangan,
sosialisasi akan berpengaruh positif dan signifikan terhadap suatu kinerja
implementasi UMKM. Pendekatan ini menggunakan kualitatif dengan wawancara
dan kuisioner yang disebarkan untuk 100 responden. Hasil penelitian mendapatkan
uji-uji keabsahan. Berdasarkan olah data yang dilakukan pada variabel laporan
keuangan variabel (X1) memperoleh pernyataan X1-X6 memiliki nilai positif.
Kesimpulan yaitu menyatakan bahwa laporan keuangan dan usaha mikro kecil
menengah berpengaruh signifikan terhadap SAK EMKM.