Abstract :
Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan terhadap
kebijakan dividen. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan
sektor pertambangan dengan sub sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dalan rentang tahun 2017-2021. Jumlah populasi yang diperoleh
adalah sebanyak 25 perusahaan dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 8
perusahaan dengan menggunakan teknik penyampelan purposive sampling. Teknik
analisis data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah analisis statistik
deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinan dan uji
hipotesis yang diolah dengan menggunakan alat bantu statistik, yaitu SPSS versi
26. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan data
yang manfaatkan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan milik
perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian uji t
untuk variabel kepemilikan manajerial memiliki nilai signifikansi sebesar 0,066 >
0,05 dan Thitung sebesar 1,894 < 2,02809 sehingga secara parsial kepemilikan
manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, variabel kepemilikan
institusional memiliki nilai signifikansi sebesar 0,622 > 0,05 dan Thitung sebesar (-
0,498) < 2,02809 sehingga secara parsial kepemilikan institusional tidak
berpengaruh terhadap kebijakan dividen, dan variabel ukuran perusahaan memiliki
nilai signifikansi sebesar 0,017 < 0,05 dan Thitung sebesar 2,498 > 2,02809 sehingga
secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Hasil
penelitian uji F diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,030 < 0,05 dan Fhitung sebesar
3,333 > 2,87 sehingga secara bersama-sama kepemilikan manajerial, kepemilikan
institusional dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kebijakan dividen.