Abstract :
Kegiatan yang berlangsung sebagai bagian dari IPO, yang disebut IPO, adalah
singkatan dari Initial Public Offering, setelah itu saham siap untuk memulai di
bursa yang disebut pasar sekunder. Umumnya, perusahaan asli menjualnya. Oleh
karena itu, perusahaan menyerahkannya kepada penjamin emisi. Penjamin emisi
bertindak sebagai perantara antara perusahaan yang membutuhkan dana dan
investor sebagai orang-orang dana. Jika emiten ingin mengetahui berapa banyak
permintaan yang ada untuk sahamnya, tentunya harus berbicara dengan penjamin
emisi. Untuk menyelesaikan inisiatif ambisius, bisnis memerlukan sejumlah besar
uang yang tidak dapat berasal dari pendapatan internal. Korporasi mungkin juga
mempertimbangkan beralih ke daftar publik sebagai opsi. Ketika sebuah
perusahaan "go public", secara legal dapat menjual saham kepada siapa saja yang
ingin membelinya.Tujuan yang diperoleh berlandaskan atas penelitian ini adalah
untuk melakukan penganalisaan terkait pengaruh leverage, ROA, ukuran
perusahaan, dan umur perusahaan terhadap underpricing pada perusahaan yang
terlisting di BEI. Objek penelitian dilandaskan atas perusahaan manufaktur yang
terdaftar di BEI. Metode pengambilan data dengan mempergunakan purposive
sampling. Hasil yang diperoleh berlandaskan atas penelitian ini adalah leverage,
ROA, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan tentunya mampu berpengaruh
signfikan terhadap underpricing.