Abstract :
Pajak merupakan salah satu sumber untuk sebuah pendanaan dalam pembangunan
nasional yang dimana memiliki sifat kontribusi terhadap peningkatan
kesejahteraan sosial. Pajak yang dikenakan kepada masyarakat ada berbagai
macam jenis, namun di antaranya ialah pajak bumi dan bangunan yang memiliki
peran penting dimana pajak ini berperan sebagai sumber terbesar dalam
penerimaan kas negara yang gunanya untuk membayar pembangunan serta untuk
pengelolaan bagi pemerintah. Saat ini telah terjadi penghambatan dalam
merealisasikan target penerimaan pajak oleh pemerintah Kota Batam yang
diasumsikan bahwa beberapa faktor mempengaruhinya yaitu penghasilan wajib
pajak yang kurang memadai, pengetahuan yang minim oleh wajib pajak, serta
kurangnya persepsi sanksi pajak untuk wajib pajak. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui bahwa ada atau tidaknya penghasilan yang diperoleh oleh wajib
pajak, pengetahuan, serta persepsi sanksi pajak pada wajib pajak berpengaruh
terhadap kepatuhannya dalam membayar pajak PBB dengan harapan bahwa hasil
dari naskah ini dapat memberikan solusi untuk meningkatkan persentase
tercapainya realisasi pajak PBB di Kota Batam. Dalam penelitian ini, penulis
menggunakan data primer serta pembagian kuesioner untuk memperoleh data.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden menggunakan google form
dalam pembagian kuesioner dengan teknik purposive sampling, serta
memanfaatkan metode kuantitatif teknik analisis regresi linier berganda. Hasil
dari penelitian ini menunjukkan bahwa penghasilan dari wajib pajak,
pengetahuan, serta persepsi sanksi pajak ini ternyata berpengaruh positif
signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB. Begitu juga
dengan hasil secara simultan juga menunjukkanbahwa masing-masing 3 variabel
X berpengaruh terhadap variabel Y