Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara parsial maupun simultan
pengaruh rasio keuangan dan rasio pertumbuhan terhadap financial distress pada
perusahaan di Indonesia. Rasio keuangan pada penelitian ini menggunakan
indikator current ratio dan debt to equity ratio dan rasio pertumbuhan
menggunakan indikator sales growth yang terdapat pada laporan keuangan
perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
pada tahun 2017 ? 2021. Populasi pada penelitian ini adalah 46 perusahaan sub
sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah
sampel sebanyak 7 perusahaan. Data diperoleh dari laporan keuangan yang
dilaporkan oleh perusahaan sub sektor transportasi melalui Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada tahun 2017 ? 2021 dengan menggunakan metode analisis Regresi Linear
Berganda yang diolah menggunakan Statistical Program and Service Solution versi
26. Variabel financial distress menggunakan indikator Earning Per Share (EPS).
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara parsial current ratio berpengaruh
signifikan terhadap financial distress, debt to equity ratio berpengaruh namun tidak
signifikan terhadap financial distress dan sales growth berpengaruh namun tidak
signifikan terhadap financial distress. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara
simultan current ratio, debt to equity ratio, dan sales growth berpengaruh namun
tidak signifikan terhadap financial distress