Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui seberapa besar adanya pengaruh
skeptisme profesional, beban kerja dan tekanan waktu terhadap kemampuan auditor
mendeteksi kecurangan (fraud) pada Kantor Akuntan Publik Batam. Penelitian ini
menggunakan metode analisis, yaitu analisis data kuantitatif dan diolah dengan
menggunakan SPSS versi 25. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
data primer berupa kuisioner yang diukur menggunakan skala interval. Populasi
penelitian adalah seluruh auditor junior, senior, manager maupun partner yang bekerja
pada Kantor Akuntan Publik Batam yang terdaftar dalam dalam Directory Institut
Akuntan Publik Indonesia. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling
dengan populasi 92 dan total sampel sebanyak 70 responden. Secara parsial skeptisme
profesional memperoleh hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan
auditor mendeteksi kecurangan, sedangkan beban kerja dan tekanan waktu
memperoleh hasil berpengaruh signifikan terhadap kemampuan auditor mendeteksi
kecurangan. Skeptisme profesional, beban kerja dan tekanan waktu memperoleh
berpengaruh secara simultan. Berdasarkan uji koefisien determinasi mendapat hasil
68,6% maknanya sumbangan persentase variabel skeptisme profesional, beban kerja
dan tekanan waktu sebesar 68,6% dan faktor variabel luar sebesar 31,4%