Abstract :
Umumnya, masyarakat yang telah terpenuhi kebutuhan utamanya, maka
konsumen akan ingin memenuhi kebutuhan sekundernya supaya dapat
meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih maksimal. Salah satu dari produk
sekunder yang diminati dan terdapat penuh perhatian dalam kalangan masyarakat
tanpa terbatasi oleh unsur usia dan gender serta SARA ialah produk perawatan
kulit. Memiliki kulit yang sehat dan terpesona merupakan impian yang selalu
dijunjung oleh kaum generasi sekarang. Hal ini juga menjadi salah satu faktor
pemicu maraknya pengusaha atau pedagang berlomba untuk membangun
usahanya dengan berbagai macam strategi yang dapat menarik minat konsumen
hingga keputusan konsumen untuk membeli dan mengonsumsi produk yang
ditawarkan.
Secara garis besar, tujuan dari penulis melaksanakan penelitian ini adalah untuk
mencari tahu pengaruh dari citra merek, duta merek dan kualitas produk terhadap
keputusan pembelian konsumen pada produk Vaseline di Kota Batam dengan
teknik pengumpulan non-probability sampling yang khususnya teknik sampling
incidental pada 125 orang responden yang mengunjungi toko De Mart secara
langsung dan data diperoleh dari pengumpulan angket digital atau Google Form,
kemudian diolah dengan program SPSS 25. Pengujian data yang dilakukan ada
beberapa, yaitu uji kualitas, uji asumsi klasik, uji pengaruh, serta uji hipotesis.
Hasil yang dapat ditarik dari pengujian tersebut ialah terdapatnya pengaruh pada
variabel dependen dari variabel independen yang secara positif dan signifikan,
baik pengaruhnya secara terpisah maupun secara bersamaan. Implikasi hasil
penelitian dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi para penjual dalam
menetapkan strategi bisnis dan mengingatkan para pengusaha adapun faktor lain
yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis supaya pihak produsen dapat
menaruh perhatian pada pentingnya keputusan pembelian konsumen sehingga
dapat meningkatkan minat konsumen untuk melakukan transaksi pembelian pada
toko sekaligus mempertahankan loyalitas konsumen