DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Minat Beli terhadap Kepuasan Pelanggan Warung Kaki Lima di Batam
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Putri, Milenia Fitri Setya
Subject
658.81 Manajemen Pemasaran 
Datestamp
2024-06-20 09:25:33 
Abstract :
Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang berkembang pesat dengan cepat, dibuktikan dengan pelaku usaha kuliner yang bermunculan dengan inovasi- inovasi terbaru yang bertujuan untuk menarik minat pelanggan. Begitu juga dengan pelaku usaha yang ada di kepulauan Riau ini khususnya dikota Batam, bisnis kuliner mengalami perkembangan cukup baik. Dapat diperhatikan banyak kuliner dengan menggunakan konsep yang yang tidak kalah menarik untuk menjadi pilihan konsumen seperti : warung kaki lima, restoran, coffeeshop, dan kedai. Sehingga para pelaku usaha harus meningkatkan kualitas pelayanan agar minat beli konsumen meningkat juga terhadap kepuasan pelanggan. Kualitas pelayanan sangat berhubungan erat dengan kepuasan pelanggan dan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan oleh setiap pelaku usaha yang bertujuan untuk menarik pelanggan. Begitu halnya dengan minat beli konsumen selain kualitas pelayanan yang baik, sistem pemesanan yang mempermudah konsumen pun juga mampu menarik minat beli pelanggan. Sehingga dalam hal ini kepuasan pelanggan sangat efekif dalam mempertahankan pelanggannya dalam jangka waktu yang cukup lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan dan minat beli berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan warung kaki lima di Batam. Metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan sampel sebanyak 383 responden. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian didapatkan pada variabel kualitas pelaayanan terhadap kepuasan pelanggan, nilai t hitung 13,738 > t tabel 1,966, dan Sig 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Pada variabel minat beli terhadap kepuasan pelanggan memiliki nilai t hitung 3,245 > t tabel 1,966, dan signifikan 0,001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sedangkan secara simultan dapat diperoleh nilai f hitung sebesar 193,790 > f tabel 3,02 dan Sig 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima 
Institution Info

Universitas Putera Batam