Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kebutuhan kasih sayang tokoh
utama sebagai mayat hidup. Penelitian diawali dengan pengenalan tentang peranan
kasih sayang yang berdampak penting pada kehidupan manusia. Pembahasan
tentang nilai-nilai kemanusian, khususnya peranan kasih sayang dalam kehidupan
sehari-hari yang merupakan peranan penting untuk menjadi pribadi yang baik dan
bisa membantu sesama manusia. Diperlihatkan melalui sudut pandang berbeda, dari
sisi gelap kemanusiaan yang tercerminkan melalui mayat hidup yang mana
perlahan-lahan kembali pada wujud manusianya karena ada kasih sayang yang
diterima yang ingin kembali menjadi manusia dan menemukan arti dari kehidupan,
dalam novel ?Warm bodies? sebagai sumber data. Tujuan dari tesis ini adalah untuk
menganalisis bentuk-bentuk kebutuhan kasih sayang yang diperoleh dan diberikan
oleh mayat hidup muda sebagai tokoh utama yang mempengaruhi perubahan secara
fisik maupun jiwa dalam mendapatkan kembali sisi manusia. Untuk mencapai
tujuan di atas, penelitian ini menggunakan observasi nonpartisipatif sebagai metode
pengumpulan data. Metode analisis data menggunakan kategorisasi yang
dikemukakan oleh Henry Murray (2008). Obyek penelitian ini adalah kebutuhan
kasih sayang psikogenik dalam novel ?Warm bodies?. Hasil analisis data berupa
kata, frase dan kalimat dalam novel yang menggambarkan kebutuhan akan kasih
sayang bagi R sebagai tokoh utama dalam novel yang menginginkan kehidupan
manusianya kembali. Analisis isi dilakukan untuk menganalisis data dengan
mengkategorikan data dalam tiga bentuk kebutuhan kasih sayang. Hasil penelitian
menunjukkan 3 bentuk kebutuhan kasih sayang dalam novel. Yang terdiri dari 18
kebutuhan data afiliasi, 10 kebutuhan data nurturance, dan 18 kebutuhan data
succorance. Serta 6 data dalam kesusahan tokoh utama memenuhi kebutuhan
utamanya pada kebutuhan psikogenik.