Abstract :
Perempuan telah ditindas dan didiskriminasi oleh laki-laki dan masyarakat
dianggap sebagai gender kedua yang kurang penting dengan nilai yang kurang
untuk sejarah yang panjang. Feminisme dapat digunakan untuk menganalisis karya
sastra guna memahami perjuangan yang dirasakan perempuan. Dengan
menggunakan feminisme, penelitian ini dapat melihat karakter perempuan dan
pengalamannya secara objektif berdasarkan peristiwa-peristiwa dalam novel
untuk memahami karakter-karakter tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui penindasan dan perjuangan yang dialami oleh tokoh perempuan
dalam novel tersebut. Hasil dari pertanyaan penelitian ini diharapkan dapat
menyoroti penindasan dan perjuangan yang dialami oleh perempuan dan dapat
digunakan untuk mengidentifikasi penindasan dan perjuangan dalam kehidupan
nyata berdasarkan fenomena yang ditemukan dalam novel. Penelitian ini akan
menerapkan teori yang dikemukakan oleh Young (1990) dalam menganalisis
bentuk penindasan dan teori Beauvoir dalam Tong (2014) untuk menganalisis
perjuangan yang dialami tokoh perempuan. Novel ?Tess of the d?Urbervilles?
karya Thomas Hardy akan digunakan sebagai sumber data penelitian ini.
Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif
dimana data akan dianalisis dengan menggunakan kata-kata dan kalimat.
Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kepustakaan oleh Ratna (2004)
untuk mengumpulkan data dari novel, yang dibagi berdasarkan sumber data primer
dan sekunder. Selanjutnya data yang terkumpul akan dianalisis dengan
menggunakan metode analisis deskriptif menurut Ratna (2004). Terakhir penelitian
ini akan menggunakan metode strategi kualitatif oleh Creswell (2014). Merupakan
cara menyajikan hasil analisis sebagai laporan dengan mengelaborasi data
penelitian, secara naratif dengan menggunakan kata dan kalimat.