Abstract :
Pada era perkembangan teknologi dan industri, pemanfaatan perkembangan
teknologi informasi digunakan dalam berbagai hal termasuk pengambilan
keputusan dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Penelitian ini dilakukan di
sebuah perusahaan produksi rubber di Kota Batam yaitu PT. Valeo, masalah yang
dialami dari proses produksi PT ini adalah banyak terjadinya short mold pada hasil
produksi rubber sehingga digunakan fuzzy logic terkait hal faktor yang harus
dimaksimalkan dalam proses produksi rubber sehingga jumlah short mold yang
dihasilkan menjadi berkurang. Metode yang digunakan adalah analythical
hierarchy proses dan bantuan aplikasi professional yaitu expert choice, dengan
tujuan atau goal perbaikan kualitas produksi rubber di PT. Valeo, dibagi menjadi 4
(empat kriteria) faktor yang mempengaruhi yaitu operator tidak mengikuti standar
barang chemikal dan ukuran dengan bobot kriteria 0,325, tekanan mesin dengan
bobot kriteria 0,194, suhu mesin dengan bobot kriteria 0,124, dan bahan chemikal
rusak dengan bobot kriteria 0,356. Nilai inkonsistensi kriteria total 0,00137. Level
selanjutnya adalah penentuan solusi terdapat 3 (tiga) solusi yaitu operator dengan
perangkingan alternative solusi sebesar 0,418, mesin dengan perangkingan
alternative solusi sebesar 0,182, dan bahan dasar dengan perangkingan alternative
solusi sebesar 0,437. Hasil pengujian dengan menggunakan software expert choice
11 adalah faktor solusi yang harus dimaksimalkan adalah bahan dasar pembuatan
rubber untuk mengurangi shortmold dengan nilai alternative solusi sebesar 42,5%
disusul dengan operator 40,6% dan mesin 16,9%