Abstract :
Setiap orang yang terlibat dalam komunikasi mengetahui dan menerima
komunikasi. Implikatur mengacu pada makna ujaran tidak langsung atau implisit
dari pembicara. Implikatur percakapan adalah sesuatu yang tersirat dalam
penggunaan bahasa yang sebenarnya. Implikatur percakapan muncul dalam filem
Over the Moon. Filem merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai pesan
kepada masyarakat luas melalui media cerita. Filem ini terdiri dari aspek
implikatur percakapan pembicara dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi jenis dan fungsi implikatur percakapan yang diterapkan oleh
pendengar dalam filem ?Over the Moon?. Penelitian ini menggunakan teori yang
dikembangkan oleh Grice dan Brown serta Levinson. Grice membagi dua jenis,
dan Brown dan Levinson membagi lima fungsi implikatur percakapan. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data,
penelitian ini menggunakan metode observasi dan teknik mencatat. Dalam
menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode identitas pragmatis dan
metode penyamaan. Hasil penelitian ini dijelaskan secara descktiptif dan naratif
karena penjelasan menggunakan kata dan kalimat. Berdasarkan hasil penelitian,
para karakter menerapkan jenis-jenis implikatur yaitu Generalized Implicature
dan Particularized Implicature, dan fungsi-fungsi implikatur yaitu self-protection,
power and politeness, to give information, to entertain the audience, and lack of
specific information. Ujaran jenis implikatur percakapan yang paling banyak
diujarkan adalah particularized conversational implicature. kemudian, ujaran?ujaran fungsi implikatur paling banyak banyak diujarkan adalah give information
function. Hal itu karena dalam filem pembicara memberikan informasi dan
terkadang jawaban pendengar memunculkan implikatur. Oleh karena itu,
karakter dalam filem seringkali memiliki makna yang tersirat.