Abstract :
Saat ini, kesadaran masyarakat akan kesetaraan anatara laki-laki dan perempuan
semakin meningkat karena adanya gerakan feminis. Konsep feminis sendiri secara
tidak langsung telah masuk ke dalam beberapa aspek kehidupan kita, salah satunya
dalam karya sastra. Munculnya feminisme dalam karya sastra dapat membantu
masyarakat untuk lebih memahami bahwa laki-laki dan perempuan adalah setara.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai feminis yang direfleksikan
oleh perempuan Prancis abad ke-19 dalam yang berjudul ?The Nightingale? karya
Kristin Hannah (2015). Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menyadarkan diri
laki-laki dan perempuan bahwa mereka memiliki hak yang sama. Perempuan juga
bisa mempertahankan haknya agar tidak mudah diremehkan di masyarakat.
Penelitian ini akan mengimplikasikan penelitian kualitatif yang dikemukakan oleh
Creswell (2014) dan semua data yang ditemukan akan dianalisis dengan metode
deskriptif. Fokus data ini adalah nilai-nilai feminisme yang direfleksikan oleh
perempuan Prancis pada abad ke-19 di dalam novel ini. Untuk lebih memahami
tentang feminisme liberal, peneliti akan menggunakan teori Rosemarie Tong
(2009). Data akan dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi non?partisipatif yang dikemukakan oleh Given (2008) yang berarti peneliti tidak
berpartisipasi secara aktif dalam pembuatan data. Lalu peneliti akan menggunakan
metode analisis kategorisasi oleh Given (2008) untuk menganalisa data. Terakhir,
hasil analisis akan disajikan dengan teknik strategi kualitatif oleh Creswell (2014)
Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa novel ini mengandung semua nilai
feminis seperti pendidikan yang setara, kebebasan yang setara, dan hak yang setara.
Nilai feminisme yang paling sering muncul adalah kebebasan yang setara yang
memuat dua puluh dua data. Kemudian disusul hak yang setara yang memuat lima
data. Terakhir, nilai feminisme yang paling sedikit muncul adalah pendidikan setara
yang memuat lima data