Abstract :
PT Simatelex Manufactory Batam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
manufaktur yang memproduksi berbagai macam produk keperluaan rumah tangga
bahkan restoran siap saji. Penyimpanaan material pada saat ini belum memiliki area
khusus gudang dimana pada saat ini hanya memanfaatkan tempat kosong.
Ketidakefisienan ini dapat di atasi dengan mengatur ulang penyusunan tata letak
material pada area warehouse. Penyusunan ulang yang diusulkan di harapkan dapat
mempermudah material handling dalam proses pengecekan material untuk ke
depannnya. Penelitian ini menggunakan metode Class Based Storage dengan
menerapkan pendekatan klasifikasi ABC dalam mengklasifikasikan seluruh
material berdasarkan frekuensi perpindahannya masing-masing. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tata letak gudang usulan merupakan versi yang lebih
sederhana dibanding tata letak awal yang telah menerapkan sistem rak yang lebih
terorganisasi dan efektif dalam menyimpan material berdasarkan analisis ABC.
Kapasitas penyimpanan gudang awal hanya mampu menampung 270 palet,
sedangkan kapasitas yang dimiliki oleh gudang usulan yakni 1016 palet. Jumlah
yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kapasitas penyimpanan pada tata
letak gudang awal