Abstract :
Menangani material secara manual mengakibatkan berbagai masalah sel otot yang
pada akhirnya dapat menyebabkan sakit akibat kelelahan. Dengan beban seberat
10 hingga 15 kg bahkan bertambah disaat lembur dimana dampaknya timbul
beban yang berlebihan sehingga berakibat menjadi lelah. Jadi, beberapa hasil
selalu tidak sesuai dengan harapan, sehingga menyebabkan banyak sekali
kekurangan. Hal tersebut banyak terjadi pada pekerja shift malam ditambah
dengan kondisi usia pekerja yang sudah kurang prima. Apalagi kebisingan
mencapai 100 dB, Paparan kronis terhadap tingkat suara 85 dB di tempat kerja
akan menyebabkan berbagai macam nyeri muskuloskeletal serta infeksi telinga.
Tujuan kajian untuk mengetahui penilaian beban kerja memakai metode
Cardiovascular Load (CVL), penilaian kelelahan menggunakan metode Industrial
Fatique Research Committee (IFRC) dan mengetahui hal yang mempengaruhi
beban kerja dan kelelahan kerja bagi operator material handling di PT Jovan
Technologies Batam dengan teknik analisa data univaria dan bivariat. Hasil
penelitian berdasarkan CVL responden menjawab dengan rata-rata nilai 62% dan
pada kelelahan kerja berdasarkan IFRC responden menjawab dengan rata-rata
nilai 92 hal ini membuktikan penilaian yang kurang baik sehingga menyebabkan
kelelahan pada Operator Material Handling Di PT Jovan Technologies.