Abstract :
Perkebunan Marina di Kota Batam merupakan salah satu kawasan dengan sebagian
besar penduduknya bekerja pada sektor budidaya tanaman dan peternakan.
Sepanjang tahun kebutuhan air terus kian meningkat, salah satu faktor penyebabnya
adalah pertambahan kuantitas pada suatu entitas sekitar 6% pertahun, hal tersebut
menyebabkan penurunan tekanan pada pompa sehingga pompa tidak mampu
menyalurkan air sesuai dengan kebutuhan. Metode yang digunakan pada penelitian
ini adalah DFMA disertai metode perancangan analisis French sebagai pendukung
dalam proses analisa dan validasi. diketahui bahwa pada kondisi head tertinggi 13
m pompa hanya mampu menghasilkan kapasitas sebesar 4 m3
/h, sementara
kapasitas yang dibutuhkan saat ini adalah 10,314 m3/h pada head 19 m. Pada
spesifikasi desain alternatif diketahui bahwa kemampuan kapasitas tertinggi yang
dapat dihasilkan pompa adalah 13,32 m3
/h pada head 19 m. Dapat diketahui waktu
yang diperlukan untuk merakit komponen pada desain eksisting adalah 101.952
detik dan total biaya Rp1.060.301, Pada perancangan desain alternatif dapat
diketahui bahwa estimasi waktu yang diperlukan dalam perakitan komponen adalah
46.488 detik dengan total biaya Rp483.475. Semakin tinggi indeks efisiensi desain
maka semakin baik suatu perakitan, pada penelitian ini indeks efisiensi DFA
mengalami kenaikan dari 0,30% menjadi 0,77%. Berdasarkan hasil analisis
didapatkan spesifikasi pompa sentrifugal dengan kapasitas yang dihasilkan sebesar
13,14 m3
/h dan tekanan pada setiap masing-masing pompa 1,9 barg, untuk
mengoperasikan peralatan ini dibutuhkan total daya penggerak sebesar 1,1 kW
dengan masing-masing motor listrik memiliki daya 0,55 kW pada putaran 3000
Rpm. Efisiensi pompa yang didapatkan sebesar 78,6%.