Abstract :
Tata letak yang baik memastikan aliran material yang efisien, jarak transfer material
yang pendek, dan biaya penanganan material yang minimal sehingga operator dapat
bekerja secara optimal. Untuk pengiriman barang ke jalur Shifting Lever yang
berjarak 23 meter dan membutuhkan waktu 53 detik dan harus melewati beberapa
departemen yang tidak boleh berhubungan dengan material handling. Tata letak
saat ini kurang baik karena jarak antara ruang penyimpanan dan area produksi
terlalu jauh sehingga mengakibatkan banyak waktu pengiriman barang yang
terbuang percuma dan waktu tunggu yang lebih lama. Activity Relationship Chart
(ARC) akan digunakan dalam merencanakan keterkaitan antara setiap kelompok
kegiatan yang saling terkait dan kombinasikan dengan metode Blocplan Algorithm
untuk menghitung tingkat kedekatan antar departemen masing-masing. Total jarak
pemindahan material handling dihitung 48.815 meter per bulan dan 585.780 meter
per tahun dan menyebabkan total biaya OMH sebesar Rp 12.545.455 per bulan dan
Rp 150.545.460 per tahun. dan mengeluarkan biaya OMH sebesar Rp 8.828.413
per bulan dan Rp 105.940.956 per tahun sehingga analisis tata letak yang baru
mengurangi jarak tempuh material handling sebesar 173.547 meter per tahun dan
OMH sebesar Rp 44.604.504 per tahun atau 29,6% per tahun.