Abstract :
Teknologi Augmented Reality mengutip masukan teks, picture, video, serta animasi
agar dapat ditampilkan kedalam bentuk 3D secara virtual dengan kondisi dan waktu
yang nyata. Markerless saat ini menjadi pembaruan akan metode deteksi Based
Tracking pada teknologi AR, kelebihan dari metode deteksi ini merupakan marker
yang di implementasikan tidak diharuskan untuk mempunyai frame tertentu seperti
barcode label dalam memaparkan objek secara virtual. Sparepart dalam kendaraan
bermotor matic (scoopy) sangatlah bervariasi. Setiap komponennya tersusun dari
rancangan sparepart sehingga berbentuk sepeda motor yang kompleks, karena
jumlah sparepart yang banyak, maka akan berdampak pada pengguna yang kurang
paham dengan fungsi maupun kegunaan dari sparepart tersebut. Sehingga, perlu
adanya suatu materi yang mengarah pada fungsi dan kegunaannya. Augmented
Reality ini tujuannya untuk memudahkan dalam memberikan suatu informasi
dengan menggambarkan suatu objek yang berbentuk 3D. Kerjasama Augemented
Reality dalam melakukan pengenalan suatuobjek yang membuat berbagai aplikasi
yang baru guna untuk mengembangkan sebuah keefektifan serta memiliki daya
minat yang mudah digunakan. Adanya media pengenalan 3D ini bisa menggantikan
media pengenalan yang dianggap masih manual seperti poster dan katalog, media
3D ini hampir menyerupai objek yang sesusungguhnya. Metode yang digunakan
adalah markerless. Aplikasi yang dihasilkan merupakan aplikasi Augmented Reality
dengan memakai objeksparepart motor sebagai marker yang akan di perkenalkan
dalam aplikasi ini dengan bentuk 3D. Dalam menerapkan segi realitis suatu
teknologi ini hampir menyerupai lingkungan dan kondisi yang sebenarnya sehingga
dengan adanya teknologi model AR proses dalam pengenalan sparepart motor jauh
sangat efektif dan efisien dan hasil nya sangat lengkap