Abstract :
Pelaku usaha di Indonesia pada umumnya dikategorikan menjadi usaha besar dan
usaha kecil menengah atau yang sering dikenal dengan UKM. Ada salah satu
Badan Usaha Milik Negara yang memiliki peran menghimpun dan mendorong
para pelaku UKM untuk naik kelas agar lebih sejahtera, yaitu Rumah BUMN
Batam. Masih banyak pelaku UKM yang perlu dibantu untuk melakukan promosi
agar mendapat jumlah pemesanan dengan frekuensi yang tinggi. Tujuan penelitian
yaitu untuk mengelompokan jenis-jenis UKM berdasarkan frekuensi penjualan,
sehingga nantinya perusahaan dapat melakukan promosi lebih lanjut terhadap
UKM yang mendapat jumlah pemesanan dengan frekuensi rendah. Dalam
Penelitian ini digunakan metode Clustering dengan algoritma K-means clustering.
Algoritma k-means clustering dapat dimanfaatkan oleh Rumah BUMN Batam
untuk mempermudah pengelompokan jenis usaha dan frekuensi pemesanan UKM
pertahun. Penulis menggunakan proses Knowledge Discovery in Database (KDD)
yang terdiri dari pembersihan data, integrasi data, seleksi data, transformasi data,
penambangan data, evaluasi pola, dan presentasi pengetahuan. Pada tahap awal
KDD akan dilakukan pembersihan data dan integrasi data secara manual melalui
aplikasi WEKA 3.9.6. Selanjutnya dilakukan seleksi data, tranformasi data, dan
penambangan data dengan menggunakan perangkat lunak yang dibuat. Tahap
selanjutnya yaitu evaluasi pola dan presentasi pengetahuan. Hasil penelitian ini
memiliki 4 cluster yang paling optimal sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini
diharapkan dapat membantu mempermudah Rumah BUMN Batam untuk
mengelompokan jenis-jenis usaha kedepannya.