Abstract :
Melalui media elektronik modern yang tinggi, tugas apa pun membutuhkan
penggunaan mitra elektronik yang sama untuk membuatnya lebih praktis dan lebih
cepat. Inovasi teknis tersebut telah digunakan oleh berbagai industri komersial,
termasuk industri kuliner, yang telah menggunakan teknologi di berbagai restoran
untuk sistem pengiriman layanan tersebut. Meskipun demikian, masih ada restoran
yang menggunakan cara-cara manusia untuk memenuhi permintaan konsumennya,
seperti halnya pada rumah makan Warung Asyiifa yang berlokasi di Piayu. Sistem
kerja di dapur masih konvensional, yang menyebabkan berbagai masalah, termasuk
kurangnya waktu untuk menyelesaikan tugas, kurangnya kontrol kualitas
(redudansi), dan kurangnya kejelasan dalam pembuatan tugas, terutama ketika
catatan tugas yang telah diselesaikan tidak tersedia. Hal ini dan faktor-faktor lain
berkontribusi pada perasaan lelah dan tidak nyaman. Karena adanya keterlambatan
atau kesalahan dalam pelayanannya. Dengan adanya studi kasus tersebut peneliti
menciptakan sebuah aplikasi Self-service berbasis android untuk mempermudah
sistem kerja pada rumah makan Warung Asyiifa. Dalam pembuatan aplikasi ini
peneliti menggunakan metode scrum, metode ini Sistem kerja di dapur masih
konvensional, yang menyebabkan berbagai masalah, termasuk kurangnya waktu
untuk menyelesaikan tugas, kurangnya kontrol kualitas (redudansi), dan kurangnya
kejelasan dalam pembuatan tugas, terutama ketika catatan tugas yang telah
diselesaikan tidak tersedia. Hal ini dan faktor-faktor lain berkontribusi pada
perasaan lelah dan tidak nyaman. rumah makan tersebut. Hasil penelitian ini berupa
aplikasi Self-service yang bisa digunakan oleh beberapa pihak dari rumah makan
Warung Asyiifa itu sendiri diantaranya yaitu admin (owner), customer, kasir dan
staff dapur.