Abstract :
PT Excelitas merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di Technologies.
Dalam memproduksi sensor Thermophile perusahaan mengalami pemborosan
(waste) pada proses produksi berupa kegiatan waitng dan over processing yang
tidak diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas yang
tidak bernilai tambah (waste) pada proses produksi. Permasalahan ini diselesaikan
dengan pendekatan Lean Manufacturing untuk mengidentifikasi aktifitas yang
tidak bernilai tambah dengan menggunakan perhitungan matriks lean dan VSM
(Value Stream Mapping). Berdasarkan hasil pengamatan penelitian di line FTC
Departement Detection, aktivitas yang tidak bernilai tambah (non-value added)
sebesar 48,68 menit dengan nilai manufacturing lead time sebesar 864,55 menit,
tingkat Process Cycle Efficiency sebesar 89% dan process velocity sebesar 0,060
proses/jam. Setelah dilakukan analisis menggunakan diagram pareto jenis
aktivitas Press wavegude (Mirror) hingga masuk kedalam cap menggunakan pena
secara manual, dan pengovenan wavegude (Mirror) dengan suhi 160°C. Hasil
perbaikan menunjukkan terjadinya penurunan nilai manufacturing lead time
menjadi 839,49 menit, peningkatan Process Cycle Efficiency menjadi 91,70% dan
peningkatan process velocity menjadi 0,056 proses/jam. Peningkatan nilai process
cycle efficiency sebesar 0,84% menunjukkan kemampuan perusahaan untuk
memproduksi barang sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan semakin baik.
Penurunan Non-value added 28,8 menit. Penurunan nilai manufacturing lead time
sebesar 25,06 menit/siklus dan peningkatan nilai process velocity sebesar 0,004
proses/jam menunjukkan bahwa proses produksi pada perusahaan semakin baik
dan semakin cepat. Peningkatan proses produksi dapat dilihat dari rata-rata total
produksi perhari perusahaan, dimana sebelum dilakukannya perbaikan total
produksi perhari perusahaan sebesar 3600 unit/hari. Setelah dilakukannya
perbaikan rata-rata total produksi perhari meningkat menjadi 4500 unit/hari, atau
terjadi peningkatan sebesar 900 unit/hari