Abstract :
Orang-orang di era ini menggunakan bahasa kiasan untuk mengekspresikan dan
mengungkapkan perasaan mereka dengan makna yang menyenangkan di baliknya.
Orang biasanya menyembunyikan arti sebenarnya dari kata-kata mereka daripada
mengungkapkan arti sebenarnya untuk menyindir seseorang atau membuat orang lain
lebih bahagia. Peneliti melakukan penelitian tentang analisis bahasa kiasan dari film
?Raya and the last dragon?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan
fungsi dari film tersebut. Untuk pendekatannya, penelitian menggunakan semantik
sebagai pendekatan yang tepat untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini
difokuskan pada jenis dan fungsi kiasan yang digunakan dalam film ?Raya and the last
dragon?. Peneliti menggunakan teori Perrine (1969) untuk menjawab dua pertanyaan
penelitian. Penelitian kualitatif deskriptif ini menemukan jenis dan fungsi bahasa
kiasan dengan menerapkan metode observasional. Peneliti mengamati ?Film Raya
dan Naga Terakhir? dengan mendengarkan ucapan dan melihat konteksnya, kemudian
mencatat setiap bahasa kiasan yang muncul dalam film tersebut. Ini menggunakan
teknik non-partisipatif karena peneliti tidak hadir dalam percakapan. Analisis data
dilakukan melalui metode identitas semantik karena unsur semantik diperlukan dalam
proses analisis data. Kompetensi semantik-dalam teknik penyamaan diadopsi.
Penyajian hasil penelitian dilakukan dengan metode informal. Oleh karena itu, kata?kata digunakan untuk mempresentasikan hasil penelitian. Setelah menganalisis data
dari film, peneliti menemukan tiga puluh data yang berkaitan dengan jenis dan fungsi
bahasa kiasan dari film. Macam-macam bahasa kiasan yang peneliti temukan, seperti
metafora, personifikasi, metonimi, meremehkan, berlebihan, paradoks, alegori, ironi,
dan simbolisme. Metonimi menjadi jenis yang paling dominan di antara delapan jenis
lainnya. Untuk fungsi tersebut, peneliti menemukan kesenangan imajinatif, citra
tambahan, sarana konsentrasi, dan intensitas emosional. Fungsi yang paling umum
adalah kesenangan imajinatif.