Abstract :
Bank adalah lembaga yang didedikasikan untuk layanan keuangan. Salah satu mitra
pemerintah yang dituntut untuk mensukseskan pembangunan, melalui jasa-jasa
layanan kredit yang diperlukan bagi masyarakat dalam melakukan kegiatan usaha.
Kredit adalah uang yang diberikan oleh bank berdasarkan perjanjian pinjaman.
Penentuan kelayakan kredit seringkali tidak akurat, sehingga menghasilkan skor
kredit yang rendah karena kesalahan marketing saat melakukan analisis. Analisis
kredit dilakukan dengan menggunakan 5C, yang meliputi character, capacity,
capital, collateral, dan condition of economy. Namun, metode ini menimbulkan
masalah dengan proses yang lama dikarenakan banyaknya calon nasabah Oleh
karena itu, pihak marketing harus terlebih dahulu mengevaluasi dan menentukan
keputusan diawal sebelum memberikan kredit. Dalam penelitian ini akan dilakukan
analisis data pemohon kredit pinjaman menggunakan klasifikasi data mining yakni
algoritma C4.5 dengan menggunakan beberapa atribut diantaranya pekerjaan,
karakter, pendapatan, plafond pinjaman, dan jaminan yang akan dihitung dengan
perhitungan manual dan perhitungan software weka untuk mempermudah uji
kelayakam pemberian kredit pinjaman dalam mendapatkan hasil yang akurat dan
cepat. Dari 115 jumlah sampel kasus yang terdiri dari 74 kasus layak dan 41 kasus
tidak layak data didapatkan dari PT BPR Indobaru Finansia. Dari perhitungan
metode algoritma C4.5 didapatkan hasil akhir dari pohon keputusan faktor utama
dalam memprediksi pemberian kelayakan kredit yang menjadi acuan utama dalam
memberikan kredit adalah karakter, pendapatan dan jaminan dan menghasilkan 7
rule dengan jumlah class layak sebanyak 4 rule dan jumlah class yang tidak
sebanyak 3 rule serta melakukan perhitungan confusion matriks untuk menghitung
tingkat akurasi sebesar 98% sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat
membantu dan mendukung dalam mengambil keputusan layak dan tidak layak
dalam pemberian kredit pinjaman cepat dan efektif.