Abstract :
Harga saham menggambarkan kesehatan suatu entitas, jika nilai harga saham tinggi
atau keseimbangan yang baik maka hal ini tentunya merupakan keuntungan bagi
entitas itu sendiri dalam hal investasi, dan menunjukkan efektifitas kinerja entitas
yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rasio likuiditas
dan solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan
pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuantitatif. Data penelitian menggunakan data laporan keuangan dari 11
perusahaan manufaktur periode 2017-2021. Pengumpulan data dilakukan dengan
teknik studi dokumentasi menggunakan analisis linier berganda. Metode penelitian
yang di pakai ialah uji deskriptif yang menghasilkan nilai bervariasi, uji asumsi klasi
terdiri dari uji normalitas dan memberikan hasil data berdistribusikan normal, uji
multikolinearitas menunjukkan data tidak terjadi multikolinearitas, uji
heteroskedastisitas meunjukkan data tidak terjadi heteroskedastisitas dan uji
autokorelasi menujukkan data tidak terjadi autokorelasi. Metode selanjutnya yang
digunakan uji hipotesis yang terdiri dari uji t dan uji f, hasil yang diperoleh secara
parsial bahwa rasio likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham
karena uji t CR menghasilkan nilai t sebesar -0,799 < 1,674 dengan signifikansi 0,440
> 0,05. Secara parsial rasio solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham
karena DER memiliki nilai 1,924 > 1,67412 yang didasarkan pada nilai signifikan
0,04 < 0,05. dan secara simultan rasio likuiditas dan solvabilitas berpengaruh
signifikan terhadap harga saham karena uji f adalah 3,557 > 3,17 dengan nilai
signifikan 0,000 < 0,05.