Abstract :
Dengan tingkat pertumbuhan saat ini, peningkatan mobilitas masyarakat akan
timbul dari pertambahan penduduk. Hal ini berdampak pada semakin
berkembangnya berbagai aktivitas masyarakat Kota Batam. Batam merupakan kota
yang strategis di Indonesia karena letaknya yang dekat dengan Singapura dan
Malaysia yang menjadikan Batam sebagai jalur pelayaran internasional. Maka dari
itu tidak heran jika Kota Batam adalah salah satu kota terpopuler di Indonesia yang
mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Akibat perubahan yang terjadi, jumlah
aktivitas pergerakan yang terjadi di Kota Batam semakin meningkat sehingga kota
tersebut menuntut adanya sistem transportasi. Angkutan umum merupakan salah
satu media transportasi yang digunakan oleh masyarakat secara bersama-sama
dengan membayar tarif. Transportasi di Kota Batam yaitu Bus Trans Batam, Metro
Trans, trayek non-taksi dan Ojek. Beberapa pilihan transportasi umum yang
tersedia bagi warga Batam bergantung pada daya beli masyarakat, sehingga dapat
memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
masyarakat. Sebagian besar angkutan yang melayani penumpang tidak layak
operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Dinas Perhubungan
Kota Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum dan
menganalisis faktor pendukung dan penghambat kinerja Dinas Perhubungan Kota
Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam dalam meningkatkan
kualitas pelayanan angkutan umum sudah baik, namun belum optimal karena masih
terdapat kekurangan di beberapa aspek.