Abstract :
Teknologi menawarkan kesempatan untuk membuat belajar lebih menyenangkan
dengan menyajikan informasi yang sama dengan cara baru. Contohnya,
menawarkan pengajaran dengan permainan (games), mendorong siswa untuk
melihat film instruksional, dan menggunakan sumber daya lainnya. Selain itu,
teknologi dapat memfasilitasi keterlibatan yang lebih aktif dalam proses
pembelajaran, yang sulit dilakukan dalam suasana kuliah biasa atau ketika
menjelaskan hanya melalui pidato. Melalui penggunaan teknologi di dalam kelas,
mencakup instruktur ataupun siswa bisa memperoleh keterampilan abad ke-21
yang penting. Tujuannya agar siswa bisa mempelajari keterampilan yang
diperlukan bagi kesuksesan kedepannya. Pembelajaran modern melibatkan kerja
sama terhadap individu lainnya, menyelesaikan permasalahan sulit, berpikir
kritis, mengembangkan sejumlah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan,
dan menciptakan peningkatan motivasi dan produktivitas. Penerapan teknologi
dan keunggulan yang dihasilkan keduanya cukup luas. Pendidikan merupakan
salah satu sektor yang tidak mau ketinggalan dalam menyambut kemajuan
teknologi. Pengembangan multimedia bisa dilaksanakan melalui penggunaan
teknik Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Seni budaya adalah
disiplin ilmu yang memberi peluang bagi siswa agar terlibat didalam pengalaman
apresiatif dan kreatif yang beragam yang menghasilkan produksi produk nyata
yang secara langsung berharga bagi kehidupan mereka. Namun, kuliah seni
budaya ini jarang menarik perhatian siswa. Keterbatasan buku sumber,
menurunnya motivasi belajar siswa, kebiasaan belajar, serta kurangnya kemauan
dan keinginan belajar merupakan tipikal variabel internal yang menyebabkan
turunnya minat siswa, sedangkan sarana dan prasarana yang tidak mencukupi
menjadi penyebab eksternal. Hasil penelitian ini adalah telah berhasil merancang
aplikasi untuk pelajaran Seni Budaya sebagai media pembelajaran.