Abstract :
Film Zero to Hero merupakan film biopic atau film yang menceritakan tentang
kehidupan para tokoh penting dalam masyarakat atau negara tempat tokoh tersebut
tinggal. Film ini memperlihatkan lika-liku kehidupan seorang atlet paralympic
Bernama So Wai Wai. So Wai Wai adalah salah satu atlet sprinter yang berhasil
membawa 5 medali emas untuk Hong Kong. Film ini tidak hanya memperlihatkan
perjuangan So Wai Wai tetapi juga memperlihatkan bagaimana perjuangan seorang
ibu membesarkan anak disabilitas, menghadapi anak yang tidak normal membuat
seorang ibu merasa depresi bahkan bunuh diri. Film ini juga memperlihatkan
bagaimana perilaku masyarakat sekitar terhadap anak-anak penyandang disabilitas,
serta ketidakadilan yang dirasakan oleh para atlet dan pelatih paralympic oleh
pemerintah Hong Kong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
identitas komunikasi, makna kemanusiaan yang terdapat pada film Zero to Hero
dan untuk mengetahui makna denotasi, konotasi dan mitos pada film Zero to Hero.
Jenis penelitian ini adalah desktiptif dengan metode pendekatan kualitatif. Hasil
penelitian ini adalah terdapat makna kemanusiaan dan bentuk identitas komunikasi
pada film Zero to Hero, berdasarkan dari analisa semiotika Roland Barthes. Adapun
bentuk komunikasi yang terdapat pada film ini yaitu komunikasi ibu dan anak dan
komunikasi suami dan istri. Makna kemanusiaan yang terdapat pada film adalah
saling menyayangi, motivasi dan tolong-menolong.