Abstract :
Di sektor perbankan perlu adanya dorongan mengenai regulasi yang baru.
Inovasi produk dan jasa, serta aktivitas perbankan yang tidak diimbangi dengan
penerapan manajemen risiko yang memadai dapat menimbulkan permasalahan
yang sangat mendasar pada bank sehingga bank perlu meningkatkan efektivitas
penerapan manajemen risiko dan good corporate governance yang bertujuan
agar bank dapat mengidentifikasi permasalahan lebih dini dan dapat melakukan
tindak lanjut perbaikan yang sesuaikan dan lebih cepat sehingga bank lebih tahan
dalam menghadapi krisis. Perbankan merupakan pilar utama dalam membangun
sistem perekonomian dan keuangan di Indonesia. Hal itu terjadi karena
perbankan memiliki peranan sebagai intermediary Institution, yang berarti bank
sebagai lembaga yang menyalurkan kembali dana dari pihak yang memiliki
kelebihan dana kepada pihak yang membutuhkan dana sehingga menjadikan
bank sebagai unit pendukung dalam investasi dan modal usaha untuk kegiatan
produktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana tingkatan kesehatan
bank umum yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2017?2019, dilihat dari
keseluruhan dengan mempertimbangkan aspek Risk Profile, Good Corporate
Governance, Earning dan Capital dengan 38 sampel bank umum yang masuk
dalam kriteria penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dilihat dari
segi NPL, GCG, ROA, dan CAR tingkat kesehatan bank umum yang tercatat di
Bursa Efek Indonesia adalah sehat.