Abstract :
Modal ialah hal yang sangat berarti untuk industri guna menaikkan stabilitas
industri, tanpa adanya modal industri tidak bisa tumbuh. Perusahaan
mempunyai tujuan yang sama yaitu memperoleh laba yang maksimal. Untuk
itu perusahaan juga perlu memaksimalkan nilai struktur modalnya. Namun
pada kenyataannya, tidak semua perusahaan bisa memaksimalkan struktur
modalnya yang terbukti dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang sudah
dipublikasi, setiap tahunnya nilai struktur modal perusahaan mengalami
fluktuasi. Hingga riset ini bertujuan untuk mengenali pengaruh likuiditas,
profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal di industri
manufaktur yang ada di Bursa Efek Indonesia. Riset ini meneliti di industri
manufaktur sub sektor industri dasar serta kimia di tahun 2017-2021. Populasi
pada riset ini ada 40 perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia,
dengan jumlah sampel yang di ambil merupakan 12 perusahaan dengan
metode purposive sampling. Metode penelitian kuantitatif. Jenis data yaitu data
sekunder. Sedangkan metode pengumpulan data ialah dengan metode
dokumentasi yang di ambil pada informasi annual report. Sumber data dari
link idx.co.id. Metode analisis informasi yang di jalani pada riset ini ialah
metode regresi linear berganda. Tempat pelaksanaan penelitian ini yaitu kantor
Bursa Efek Indonesia cabang Kota Batam, dengan waktu penelitian kurang
lebih 5 bulan. Pengolahan data menggunakan SPSS Versi 20. Hasil analisis
disimpulkan ternyata likuiditas mempunyai pengaruh signifikan terhadap
struktur modal, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur
modal, dan ukuran perusahaan tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap
struktur modal.