Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Dewintha, Erfina
Subject
306 Kultur, Ilmu Budaya, Kebudayaan dan Lembaga-lembaga, Institusi
Datestamp
2024-12-10 07:47:57
Abstract :
Film mampu dijadikan sebagai sarana dalam mengirimkan pesan, misalnya berupa
pesan moral yang terkandung dalam sebuah film. Defenisi moral dalam kamus
umum bahasa Indonesia yaitu baik buruknya suatu tindakan dan prilaku seseorang.
Hal ini menunjukan, bahwa moral yaitu bagian dari istilah yang dipakai dalam
menyampaikan penentu baik buruknya prilaku manusia. Tujuan dari penelitian ini
guna mengetahui arti dan nilai pesan moral yang terkandung pada film imperfect.
Desain dalam penelitian ini memakai metode Analisis Semotika dari Charles
Sanders Pierce dengan mengambil paradigma konstruktivisme guna melihat pesan
moral pada film Imperfect. Hasil penelian ini menjelaskan bahwa ada beberapa
prilaku body shaming yaitu memandang fisik, cemooh dan ejekan dan sisi
positifnya adalah adanya penghargaan diri dalam toleransi beragama, perhatian dan
percaya diri. Kesimpulannya menunjukan bahwa prilaku body shaming dapat
membuat yang di bully jadi tidak percaya diri sehingga sangat menggangu secara
mental, sedangkan pada hakikatnya setiap manusia perlu mendapatkan
penghargaan diri dari penghargaan terhadap dirinya, orang lain, maupun
lingkungan dan kehidupan.