DETAIL DOCUMENT
Konstruksi Pemberitaan Efek Samping Vaksin Astrazeneca pada Media Online Kompas.Com dan Detik.Com
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Marbun, Angel Mei
Subject
302.23 Media Komunikasi, Media Massa 
Datestamp
2024-12-10 13:13:19 
Abstract :
Penyebaran virus corona begitu cepat hampir ke seluruh penjuru dunia, termasuk ke Indonesia. Berbagai macam kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menangkal virus ini, salah satunya adalah kebijakan vaksinasi. Namun, masih banyak masyarakat yang meragukan vaksin Covid 19 ini, khususnya vaksin AstraZeneca. Berita tentang efek samping vaksin AstraZeneca juga dipublikasikan di media online Kompas.com dan Detik.com. Untuk melihat bagaimana konstruksi pelaporan efek samping di kedua media online tersebut diperlukan analisis framing untuk mengetahui bagaimana perspektif yang digunakan oleh media dalam memilih isu dan menulis berita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedua media online tersebut Kompas.com dan Detik.com membangun berita tentang kasus pelaporan efek samping vaksin Astrazeneca. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan metode analisis framing Robert N.Entman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompas.com dan Detik.com memiliki persamaan dalam mengkonstruksikan pemberitaan vaksin AstraZeneca yaitu keberpihakan Kompas.com dan Detik.com untuk mendukung program vaksinasi dengan menyatakan bahwa efek samping vaksin AstraZeneca yang dilaporkan tidak menunjukkan efek samping yang berat. Untuk membuktikan kualitas vaksin AstraZeneca kedua media online ini menonjolkan pemberitaan efikasi vaksin AstraZeneca yaitu sebesar 62,1 persen dengan melibatkan pernyataan narasumber-narasumber yang memiliki kapabilitas di bidang kesehatan. Perbedaan antara Kompas.com dan Detik.com ini terlihat dalam kelengkapan konsep-konsep framing model Robert N Entman. 
Institution Info

Universitas Putera Batam