Abstract :
Perkembangan produk pada dunia industri saat ini sudah pada tahap maju. Semua
perusahaan diminta agar selalu menghasilkan produk baru yang inovatif.
Perancangan dan pengembangan suatu produk merupakan kegiatan yang penting
untuk dilakukan, karena hal ini terkait dengan aspek fungsional yang diinginkan
konsumen pada produk tersebut. Dalam proses produksinya, satu bagian dari
komponen inverter sering mengalami reject dengan margin sebesar kurang lebih
4,5% perhari. Mesin tester final UHT 3 cavity digunakan untuk melakukan
pengecekan terhadap komponen apakah produk sudah lengkap menggunakan plate
yang sudah ada pada tiap size produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui spesifikasi base plate yang baik dan merancang ulang base plate untuk
meminimalkan tingkat produk cacat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah DFMA (Design For Manufacture and Assembly). Data yang dipakai pada
penelitian ini adalah data total produk cacat visual yang ditemukan menggunakan
base plate lama dan base plate rancangan ulang. Hasil perhitungan menggunakan
produk cacat pada shift kerja 1 ditemukan produk cacat sebesar 33 pcs dengan
tingkat keberhasilan 95,42% dan pada shift 2 sebesar 40 pcs dengan tingkat
keberhasilan 94,44%. Rancangan ulang base plate yang baru kemudian di uji coba
dan mendapatkan hasil 100% keberhasilan pada kedua shift dengan arti terjadi
penurunan tingkat cacat produk sebesar 4,58% pada shift 1 dan 5,56% pada shift 2