Abstract :
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat
strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Pada saat krisis ekonomi yang
terjadi tahun 1997, dimana banyak usaha berskala besar yang mengalami kemacetan
bahkan berhenti aktifitasnya, sektor UMKM terbukti lebih tangguh dalam
menghadapi krisis tersebut. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan
peranan serta kelembagaan UMKM dalam perekonomian nasional, maka
pemberdayaan tersebut perlu dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah dunia
usaha dan masyarakat secara menyeluruh Peranan UMKM, terutama sejak krisis
ekonomi dapat dipandang sebagai katup pengaman dalam proses pemulihan ekonomi
nasional, baik dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional maupun
penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana
pengaruh pendidikan pelaku koperasi terhadap kebutuhan SAK-ETAP bagi koperasi
di kota batam, pemahaman teknologi informasi , dan kualitatif laporan keuangan
pelaku koperasi terhadap kebutuhan SAK-ETAP di kota batam. Teknik analisis data
yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif, yaitu analisis dengan
membandingkan teori dengan kenyataan. Analisis ini akan memberi gambaran
menyeluruh tentang bagaimana usaha yang di jalankan oleh koperasi dengan
membandingkannya dengan teori yang ada.