Abstract :
Dalam perkembangan bisnis saat ini, perlu dibuatkan prosedur pelaksanaan dan
perencanaan yang matang dikarenakan, bagi pihak manajemen yang terpenting
adalah bagaimana menyusun strategi yang tepat agar tercapai tujuan perusahaan
untuk meraih profit sebesar-besarnya. Apabila perusahaan tersebut memiliki
pengelolaan baik terhadap sumber daya dan kinerja perusahaannya terkoordinir,
maka akan menghasilkan laba atau keuntungan bagi perusahaan, dan sudah pasti
laporan keuangannya banyak menarik minat para investor. Untuk menggali lebih
banyak lagi informasi yang terkandung dalam suatu laporan keuangan diperlukan
suatu analisis laporan keuangan. Dimana salah satu analisis laporan keuangan
dapat dilakukan menggunakan rasio keuangan. Rasio yang digunakan pada
penelitian ini yaitu rasio likuiditas yang diwakili oleh current ratio, rasio leverage
yang diwakili oleh debt to equity ratio, rasio aktivitas yang diwakili oleh total
assets turnover dan rasio profitabilitas yang diwakili oleh return on equity. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rasio
likuiditas, leverage, dan aktivitas terhadap profitabilitas. Penelitian ini dilakukan
di PT Seranggong Karya yang beralamat di Komp. Rukan Nusa Bali Blok F No.2
Batam. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan PT
Seranggong Karya tahun 2012 sampai dengan tahun 2015 dengan jumlah data
sebanyak 48 data. Metode Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Teknik Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik
(Uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi),
analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis (uji t, uji f, dan uji determinasi).
Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa rasio likuiditas
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan thitung sebesar 3,119 dan
nilai signifikan yang lebih kecil dari nilai ?, yaitu 0,003 < 0,05 sama halnya
dengan rasio leverage yang menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas dengan thitung sebesar 13,725 dan nilai signifikan yang lebih kecil
dari nilai ?, yaitu 0,000 < 0,05. Akan tetapi untuk rasio aktivitas menunjukkan
bahwa tidak adanya pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas dengan thitung
sebesar 0,975 dan nilai signifikan yang lebih besar dari nilai ?, yaitu 0,335 > 0,05.
Sedangkan hasil uji F secara simultan menunjukkan bahwa rasio likuiditas,
leverage, dan aktivitas berpengaruh terhadap profitabilitas pada PT Seranggong
Karya hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 174,704 dan nilai signifikan
yang lebih kecil dari nilai ?, yaitu 0,000 < 0,05.