Abstract :
Dalam pemenuhan kewajibannya untuk melaksanakan CSR, PT. Adhya Tirta
Batam (ATB) menyelenggarakan berbagai program salah satunya program
penanaman pohon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses
komunikasi yang terjadi pada program penanaman pohon, mengetahui faktor?faktor yang paling mempengaruhi keberhasilan komunikasi pada program
penanaman pohon, dan mengkaji persepsi masyarakat mengenai program
penanaman pohon tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
deskriptif dengan aliran konstruktivisme, responden dipilih secara purposive, dan
analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian ini dilakukan
mulai bulan September 2016 hingga Januari 2017. Proses komunikasi yang
dilakukan oleh ATB dalam program penanaman pohon terdiri atas: (1)
menetapkan misi; (2) menetapkan tujuan; (3) menetapkan target; (4) menetapkan
strategi; (5) merancang struktur organisasi; (6) menyediakan sumber daya mausia;
(7) merancang program operasional; (8) linkage stakeholder dan pemetaan
wilayah; (9) menentukan sumber dana; (10) implementasi program; (11)
pelaporan program; dan (12) evaluasi program. Proses komunikasi umumnya
dilakukan oleh departemen corporate communication dengan stakeholders ATB.
Setiap pelaku komunikasi dapat menjadi komunikator dan komunikan. Pesan dan
umpan balik adalah hal-hal terkait program penanaman pohon. Saluran
komunikasi yang digunakan adalah saluran langsung dan tidak langsung. Faktor
credibility dan content adalah faktor yang paling mempengaruhi keberhasilan
komunikasi dalam program penanaman pohon. Tidak semua stakeholders ATB
memahami bahwa program penanaman pohon adalah bentuk dari CSR
perusahaan, dan apa tujuan program tersebut. Komunikasi dan kedekatan antara
ATB dan stakeholders harus dijalin lebih sering dalam setiap tahap program
tersebut untuk membangun kualitas hubungan yang baik. Semua stakeholders
beranggapan bahwa program penanaman pohon baik untuk keberlanjutan
lingkungan Kota Batam terutama dalam penyediaan kebutuhan air.