Abstract :
Perkembangan ekonomi saat ini semakin pesat tidak hanya membawa
peluang bagi bisnis perbankan saja, tapi juga resiko yang ditimbulkan semakin
besar. Bank merupakan salah satu badan usaha keuangan yang berfungsi sebagai
perantara pihak kelebihan dana (deposan) dengan pihak kekurangan dana. Pihak
yang kelebihan dana menyimpan uangnya pada bank dalam bentuk deposito,
tabungan dan produk-produk simpanan lainnya. Sedangkan pihak yang
kekurangan dana memperoleh bantuan keuangan dari bank dalam betuk pinjaman
kredit. Kredit merupakan salah satu penghasilan terbesar bagi perbankan
khususnya bank perkreditan rakyat. Kredit selain penghasil aktiva produktif
terbesar juga menghasilkan resiko yang tinggi yang mempengaruhi tingkat
kesehatan bank. Salah satu masalahnya adalah munculnya kredit macet atau
bermasalah dimana dana yang dicairkan tidak dapat ditagih kembali sehingga
mengancam likuidasi bank. Dalam penelitian ini ada dua faktor yang
mempengaruhi kredit bermasalah yaitu analisis kredit dan pengawasan kredit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh analisis kredit dan
pengawasan kredit terhadap kredit bermasalah secara parsial maupun simultan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bank Perkreditan
Rakyat Dana Nagoya di Kota Batam. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak
109 responden dan teknik yang digunakan adalah simple random sampling.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan desain kausalitas. Metode
deskriptif adalah jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas
suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap proyek yang diteliti.
Sedangkan desain penelitian kausalitas adalah desain penelitian yang disusun
untuk meneliti kemungkinan adanya hubungan sebab-akibat antar variabel, dapat
dilakukan dengan melihat apakah variabel tertentu pada objek yang akan diteliti
berhubungan dengan variabel tertentu lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan
bahwa analisis kredit dan pengawasan kredit berpengaruh signifikan terhadap
kredit bermasalah, hal ini dibuktikan dengan analisis kredit nilai signifikan pada
uji t sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 8,053 > ttabel 1,982, dan pengawasan
kredit uji t sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 5,984 > ttabel 1,982. Uji parsial
menunjukan bahwa analisis kredit signifikan terhadap kredit bermasalah dan
pengawasan kredit berpangaruh signifikan terhadap kredit bermasalah. Analisis
kredit dan pengawasan kredit berpengaruh secara simultan terhadap kredit
bermasalah.