Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perjuangan perempuan melawan
kekerasan dalam novel "Room" oleh Emma Donoghue (2010).Penelitian ini
menggunakan pendekatan feminism dengan menggunakan da Simone de
Beauvoir, (2010) dalam teorinya tentang keberadaan perempuan serta teori
kekerasan oleh Johan Galtung (2013). Penelitian ini difokuskan pada tiga bentuk
kekerasan yang menjadi faktor yang menyebabkan wanita melakukan
perlawanan,yaitu kekerasan lansung, kekerasan struktural, dan kekerasan
kultural. Untuk melawan faktor-faktor tersebut, upaya gerakan yang dilakukan
oleh perempuan melawan kekerasan adalah untuk mendapatkan keberadaan
mereka sebagai perempuan yang terbagi dalam tiga hal, yaitu intelektual
perempuan, menjadi dirinya sendiri, dan kebebasan pada perempuan untuk
mengaktualisasikan diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi . Data
dikumpulkan dalam bentuk kalimat, tindakan dan narasi yang erat dengan faktorfaktor yang menyebabkan perempuan melawan bentuk kekerasan upaya gerakan
feminis perempuan melawan kekerasan. Dalam penelitian ini, peneliti
menemukan dua poin yang membuat wanita menentang patriarki. . Pertama
bentuk bentuk kekerasan yang dihadapi oleh karakter utama yaitu kekerasan
lansung, berupa kekerasan seksual, pemerkosaan, dan penculikan. Kekerasan
struktural yaitu berupa depresi, penderitaan, dan pembatasan kebutuhan hidup.
Kedua, upaya wanita yang sejalan dengan gerakan feminisme perempuan
melawan kekerasan yang dialami wanita karena dianggap sebagai makhluk yang
berada, mengkaji bagaimana manusia berada di dunia ini dengan kesadarannya.