Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Nicolaas, David Lodewiyk Tarajuman
Subject
005.5 Program Aplikasi dengan Kegunaan Khusus
Datestamp
2023-08-24 10:12:44
Abstract :
Teknologi informasi adalah suatu aset berharga dalam sebuah sistem
organisasi perusahaan, peranan teknologi informasi saat ini telah mampu
mengubah pola pekerjaan, kinerja pegawai, bahkan sistem manajemen dalam
mengelola sebuah organisasi, teknologi informasi juga memberikan peranan besar
terhadap perkembangan organisasi tidak terkecuali pada Badan Pengusahaan
Batam. Badan Pengusahaan Batam telah menerapkan penggunaan teknologi
sebagai penunjang kinerja dalam mengadakan barang atau jasa secara elektronik
yang dinamakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yaitu Pengadaan
Barang/Jasa yang dilaksanakan dengan menggunakan teknologi informasi dan
transaksi elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang efisien dan efektif merupakan salah satu
bagian yang penting dalam perbaikan pengelolaan keuangan negara.Penelitian ini
menggunakan metode Control Objectives for Information and related Technology
(COBIT 4.0) pada domain ME1 (Monitor and Evaluate IT Performance) untuk
mengukur tingkat kematangan (maturity level) dari SPSE berdasarkan control
objectives pada ME1 itu sendiri. Penelitian tingkat kematangan ditujukan untuk
memperoleh data kondisi aktual pengelolaan proses pengawasan dan evaluasi
kinerja TI pada SPSE di Badan Pengusahaan Batam melalui wawancara dan
kuesioner yang disebarkan kepada 15 pengguna SPSE. Dari penelitian tingkat
kematangan ini, diketahi bahwa untuk kegiatan pengawasan dan evaluasi kinerja
TI SPSE telah mencapai tingkat 4 (4,18) yaitu Managed and Measurable (Tahap
dimana kegiatan dan standar yang ada telah diterapkan secara formal dan
terintegrasi. Serta terdapat pula indikator sebagai pengukur kemajuan kinerja
secara kuantitatif bagi pihak manajemen). Walau tingkat kematangan telah
mencapai tingkat 4 akan tetapi target yang diinginkan oleh pihak pengelola SPSE
yaitu berada pada tingkat 5 (Optimized). Dalam upaya mencapai tingkat
kematangan 4 ke 5, maka terdapat analisis kesenjangan (gap analysis) yang
berupa usulan-usulan kegiatan yang perlu dilakukan oleh pihak BP Batam dalam
pengelolaan SPSE.