Abstract :
Dalam penelitian ini dilakukan perancangan jaringan FTTH dengan menggunakan teknologi GPON dengan melihat parameter seperti Power Link Budget dan redaman yang dihasilkan. Nilai dari parameter tersebut kemudian dibandingkan dengan standar dari Telkom Akses sebagai perusahaan yang akan membangun jaringan FTTH pada perumahan Masyeba Bukit Mas. Perhitungan parameter yang digunakan menggunakan perhitungan Link Power Budget untuk memperoleh redaman dibawah standart yang dikeluarkan oleh pihak Telkom Akses sebesar -28 dBm. Hasil uji Link Power Budget yaitu memperoleh redaman downlink sebesar - 25,09897 dBm dan redaman Uplink sebesar - 25,74997 dBm. Dengan dibuatnya jaringan FTTH menggunakan perhitungan Link Power Budget, maka diperlukan optimasi kinerja QoS sebagai salah satu cara untuk mengetahui kualitas layanan data. Parameter Qos yang digunakan untuk analisis adalah bandwidth, packet loss, delay, jitter, dan throughput. Dari analisis data menunjukkan bahwa rata-rata QoS pada saat membuka website yahoo, facebook, dan kompasiana di jaringan fiber optik mendapatkan bandwidth sebesar 1828.6 kbps, packet loss sebesar 0.9 kbps, delay sebesar 37.89 ms, jitter sebesar 2.81 ms dan throughput sebesar 0.93%. Pada jaringan speedy tembaga mendapatkan bandwidth sebesar 225.3kbps, packet loss sebesar 3.7 kbps, delay sebesar 73.8 ms, jitter sebesar 4.37 ms dan throughput sebesar 0.79%.