Abstract :
Berkembangnya bahasa alay tidak dapat dihindari dalam komunitas remaja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan karakteristik dan mengetahui
bagaimana perluasan bahasa Alay. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode observasi dengan
tekhnik catat. Dalam menganalis data peneliti menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Data hasil penelitian akan disajikan dalam metode informal dalam
bentuk kata-kata. Hasil analisis data menujukkan bahwa karakteristik bahasa
alay dapat dibentuk berdasarkan kombinasi huruf kapital kombinasi huruf dan
angka, kombinasi lain, kombinasi huruf, angka, dan simbol, singkatan,
pembalikan kata, dan penyerapan kosakata. Sedangkan dalam perluasannya,
bahasa alay semakin banyak berkembang terutama di media sosial Instagram
khususnya pada akun dagelan dan ngakakkocak. Hasil penelitian menyimpulkan
bahwa bahasa alay terdiri atas tujuh karakteristik. Karakteristik yang paling
banyak ditemukan adalah penyerapan kosakata. Hal ini terjadi karena pengguna
bahasa alay bebas untuk menulis kata berdasarkan pelafalan yang mereka
dengar. Sedangkan untuk perluasannya sendiri, dapat dilihat dari sesi komentar
pada akun dagelan dan ngakakkocak yang kebanyakan dari pengikutnya
menggunakan karakteristik dari bahasa alay.