DETAIL DOCUMENT
An Analysis Of Flouting Maxims In Tomorrowland Movie Based On Grice’s Cooperative Principle; Pragmatics Approach
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Simorangkir, Krishna Stevanie
Subject
808.062 Abstrak dan Ringkasan Sastra 
Datestamp
2023-08-28 07:06:26 
Abstract :
Prinsip dasar dalam komunikasi adalah lawan bicara harus bekerja sama dalam percakapan, namun kenyataannya tidak semua maksim dipatuhi setiap saat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan tipe-tipe pelanggaran maksim dan menemukan maksud ucapan pembicara dalam melakukan pelanggaran maksim. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan metode observasi dengan teknik catat. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode padan dengan teknik prakmatik. Data hasil penelitian disajikan dalam metode informal dalam bentuk kata-kata. Hasil analisis data menujukkan bahwa terdapat 4 tipe pelanggaran maksim yang semuanya mucul dalam film Tomorrowland. Dari 4 tipe pelanggaran maksim ditemukan 4 data mengacu kepada pelanggaran maksim kuantitas, 1 data mengacu kepada pelanggaran maksim kualitas, 12 data mengacu kepada pelanggaran maksim hubungan, dan 1 data mengacu kepada pelanggaran maksim sikap. Sementara maksud ucapan pembicara dalam pelanggaran maksim, ditemukan 8 data menunjukkan perasaan, 4 data untuk meyakinkan, 2 data menunjukkan sindiran, 2 data menunjukkan merubah topik pembicaraan, dan 2 data menunjukkan meminta melakukan sesuatu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa jenis pelanggaran maksim hubungan adalah yang paling sering muncul dalam film Tomorrowland. Sementara maksud sebagian besar pembicara dalam melakukan pelanggaran maksim adalah untuk menunjukkan perasaan dan meyakinkan. Maksud dari pelanggaran maksim berhubungan dengan konteks situasi. Hubungan antar karakter mempengaruhi maksud pembicara dalam pelanggaran maksim 
Institution Info

Universitas Putera Batam