Abstract :
Masyarakat berusaha untuk selalu memenuhi kebutuhannya, baik kebutuhan
primer dan sekunder. Berbagai kebutuhan yang memerlukan biaya mengakibatkan
masyarakat mencari cara bagaimana untuk mendapatkan dana dengan mudah dan
cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai taksiran agunan
dan tingkat suku bunga terhadap keputusan pengambilan kredit. Penelitian ini
dilakukan pada PT Pegadaian (Persero) Cabang Pembantu Batu Aji Batam yang
berlokasi Komp. Pasar Melayu, Jl. Letjend Suprapto, Bukit Tempayan, Batu Aji,
Kota Batam, Kepulauan Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah semua
pelanggan kredit di tahun 2017 sebanyak 121.593 orang. Sampel dalam penelitian
ini berjumlah 399 nasabah yang di ambil menggunakan teknik non probability
sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
dengan menggunakan data primer dan sekunder yakni melalui wawancara, studi
kepustakaan dan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert 5 point
untuk mengukur 18 indikator. Analisis statistik dilakukan pada regresi dan
pengujian hipotesis berganda. Penelitian ini dapat menganalisis data dengan
menggunakan SPSS (Statistical Program Social Scence) yakni software IBM
SPSS Statistics 20.
Hasil dari Uji F menunjukkan bahwa nilai taksiran agunan dan tingkat suku
bunga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengambilan kredit. Hasil uji T
menunjukkan bahwa nilai taksiran agunan berpengaruh tidak signifikan terhadap
keputusan pengambilan kredit, sedangkan tingkat suku bunga berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pengambilan kredit.