Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, tipe
industri dan intensitas research and development terhadap pengungkapan modal
intelektual pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) periode 2012-2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
sekunder yang berupa laporan tahunan pada perusahaan manufaktur. Populasi
pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur periode 2012-2016 selama 5
tahun dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling.
Sampel yang digunakan sebanyak 11 perusahaan dari 40 perusahaan. Metode
analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan secara parsial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual. Hal
ini dibuktikan dari nilai t hitung 4,405 dan t tabel 2,00665, dimana t hitung > t
tabel dengan arah positif dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel tipe
industri secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pengungkapan modal intelektual. Hal ini dibuktikan dari nilai t hitung 1,243 dan t
tabel 2,00665, dimana t hitung < t tabel dengan nilai signifikansi 0,220 > 0,05
dengan arah positif. Variabel intensitas research and development secara parsial
tidak berpengaruh dan signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual. Hal
ini dibuktikan dari t hitung -0,635 dan t tabel 2,00665, dimana t hitung < t tabel
dengan nilai signifikansi 0,528 > 0,05 dengan arah negatif, dan secara simultan
ukuran perusahaan, tipe industri dan intensitas research and development
bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual.
Hal ini dibuktikan dari nilai F hitung 9,498 dan F tabel 2,79, dimana F hitung > F
tabel dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Analisis statistik deskriptif
memperlihatkan bahwa rata-rata informasi mengenai modal intelektual yang
diungkap oleh 11 perusahaan manufaktur hanya sebesar 43% atau 12 item dari
total 28 item pengungkapan modal intelektual yang digunakan. Hasil Adjusted R?square (R2
) sebesar 0,321 atau 32,1% yang berarti pengaruh variabel bebas ukuran
perusahaan, tipe industri dan intensitas research and development dapat
menjelaskan variasi sebesar 32,1% pada pengungkapan modal intelektual,
sedangkan sisanya sebesar 0,679 atau 67,9% dijelaskan oleh faktor lainnya di luar
model.