Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio dan net profit
margin terhadap harga saham pada perusahaan sektor industri barang konsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2016. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan
pada perusahaan sektor industri barang konsumsi. Populasi pada penelitian ini
adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi periode 2012-2016 selama 5
tahun dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling.
Sampel yang digunakan sebanyak 12 perusahaan dari 40 perusahaan. Metode
analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial current ratio tidak berpengaruh
terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar 0,944
dimana 0,944 > 0,05 serta -t hitung > -t tabel dimana -0,071 > -2,00172 dengan
arah negatif. Variabel net profit margin secara parsial berpengaruh positif dan
signifikan terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dari tingkat signifikansi sebesar
0,000 dimana 0,000 < 0,05 serta t hitung > t tabel atau 6,966 > 2,00172 dengan arah
positif, dan secara simultan current ratio dan net profit margin bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dari nilai
signifikansi sebesar 0,000 serta F hitung diketahui sebesar 24,525 sementara F tabel
adalah sebesar 3,16 atau 24,525 > 3,16. Nilai R Square sebesar 0,463. Hal ini dapat
diartikan bahwa variasi variabel harga saham yang dapat dijelaskan oleh variabel
current ratio dan net profit margin secara serentak adalah sebesar 46,3%.
Sedangkan sisanya sebesar 53,7% adalah dijelaskan oleh variabel lain yang tidak
terdapat dalam model penelitian.